Daily Akamuga – Sekretaris Dalam Negeri Doug Burgum menyatakan bahwa perayaan ulang tahun ke-250 negara adalah sebuah “acara nonpartisan”. Pernyataan ini muncul setelah Presiden Trump mengusulkan agar acara konser tersebut diganti dengan sebuah “rally Make America Great Again”. Dalam program “State of the Union” yang ditayangkan di CNN pada hari Minggu, Burgum merespons tantangan dari pembawa acara Dana Bash mengenai pandangan Trump.
Bash menyoroti bahwa Trump menyebut acara itu sebagai rally politik, yang merupakan bagian dari organisasi politiknya. Burgum mengakui hal tersebut, tetapi menekankan pentingnya untuk memahami konteks acara tersebut. Pada hari Sabtu, Trump mengunggah di Truth Social, mengusulkan untuk membatalkan seri konser Freedom 250 di National Mall setelah banyak artis yang mengundurkan diri.
Dalam unggahan tersebut, Trump menyarankan untuk mengadakan rally besar daripada acara yang menghadirkan penyanyi dengan biaya tinggi yang dianggap tidak menarik. Beberapa artis yang menarik diri dari acara ini termasuk Martina McBride, Bret Michaels, dan Commodores. McBride mengekspresikan kekecewaannya melalui Instagram mengenai peluang untuk tampil di acara yang awalnya dijanjikan sebagai nonpartisan.
Freedom 250, kelompok yang mengorganisir perayaan tersebut, diluncurkan oleh Trump tahun lalu. Pada hari Sabtu, mereka mengonfirmasi bahwa Trump akan memberikan pidato pembuka untuk merayakan ulang tahun tersebut pada 24 Juni. Dengan dinamika yang berkembang ini, perayaan 250 tahun negara menghadapi tantangan dalam menjaga sifatnya yang diharapkan nonpartisan.