Daily Akamuga – Cadillac menempati posisi teratas di balapan lokal setelah Earl Bamber berhasil merebut pole position pada ajang Chevrolet Detroit Sports Car Classic. Pebalap asal Selandia Baru berusia 35 tahun tersebut mencatatkan waktu tercepat 1:05.313 di sirkuit jalan raya sepanjang 1,645 mil dan sembilan tikungan. Ini menjadi pole ketiga bagi Bamber, sekaligus menjadi yang pertama dalam kategori GTP.
Bamber menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim, “Mobilnya luar biasa. Kami juga memiliki mobil hebat tahun lalu. Tim Cadillac Whelen telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Ketika mereka memberikan Cadillac yang hebat, tugas kita menjadi lebih mudah. Saya tidak sabar untuk balapan,” ujarnya.
Louis Deletraz, pebalap yang mengendarai Cadillac #40 yang disiapkan oleh Wayne Taylor Racing, menyusul Bamber di posisi kedua dengan selisih waktu 0,322 detik. Keduanya siap menjadi sorotan utama saat balapan. Hasil kualifikasi ini menunjukkan potensi besar bagi Cadillac untuk mendominasi balapan di kota asal mereka.
Analisis Kinerja Tim dan Pebalap
Ketegangan tinggi terjadi selama sesi kualifikasi, mengingat performa Bamber dan Deletraz yang menonjol. Namun, sesi kualifikasi terhalang ketika Nick Yelloly (Acura Meyer Shank Racing) tercatat sebagai pebalap ketiga dengan waktu 1:05.852, dan Marco Whittmann dari BMW M Team WRT menduduki posisi keempat. Namun, masalah muncul untuk tim Porsche Penske Motorsport, yang mengalami insiden menjelang akhir sesi.
Dengan sekitar empat menit tersisa di sesi, Felipe Nasr dari Porsche 963 tampak kehilangan kendali, dan tidak lama kemudian, rekannya Kevin Estre juga terlibat insiden saat tidak sengaja menghantam dinding pembatas, yang memaksa sesi dihentikan dengan bendera merah. Akibatnya, Estre kehilangan dua waktu tercepat yang dicatatnya sebelumnya.
Sebagai hasilnya, Sheldon van der Linde (BMW M Team WRT) menyelesaikan sesi dengan posisi kelima, diikuti oleh Tom Blomqvist (Acura Meyer Shank Racing) di posisi keenam. Posisi ketujuh hingga kesepuluh disusul oleh pebalap lain dengan Nasr di posisi kedelapan dan Ross Gunn di posisi kesembilan.
Kompetisi di Kategori GTD Pro
Di kelas GTD Pro, persaingan antara rekan tim terjadi saat Alexander Sims dan Tommy Milner dari Corvette Racing berusaha merebut posisi teratas. Sims, yang mengemudikan Chevrolet Corvette Z06 GT3.R #3, berhasil mencatatkan waktu 1:09.354, meraih pole untuk kategori tersebut. Keberhasilan ini menandai keberhasilan keempat dalam karier Sims, serta yang pertama di Detroit.
“Sungguh luar biasa bisa mendapatkan kedua Corvette di barisan depan. Mobil-mobil ini bekerja dengan sangat baik di sini,” ungkap Sims. Ia juga mencatatkan perjuangan yang cukup berat untuk mempersiapkan mobilnya agar mampu beradaptasi dengan kondisi sirkuit yang terang dan berbatu-batu.
Milner menempati posisi kedua setelah meraih waktu hanya terpaut 0,043 detik dari Sims. Sementara itu, Ben Barnicoat dari Vasser Sullivan berhasil mengamankan posisi ketiga dengan Lexus RC F GT3, namun tertinggal 0,309 detik dari Sims.
Memasuki sesi balapan, semua mata tertuju pada bagaimana masing-masing tim akan bersaing dalam menghadapi kondisi sirkuit yang penuh tantangan dan ketegangan balapan. Respon dari para pebalap dan tim diharapkan memberikan warna tersendiri pada balapan ini.
Kesimpulan
Dengan Earl Bamber merebut pole di balapan Chevrolet Detroit Sports Car Classic, faktor kunci dari performa Cadillac sukses menarik perhatian para penggemar balap. Sesi kualifikasi yang mengesankan diikuti oleh momen-momen dramatis dengan insiden dari tim Porsche, menambah antusiasme jelang hari balapan. Kehadiran para pebalap berbakat dan tim yang kompetitif menjanjikan pertarungan yang sengit dalam balapan mendatang, dan menarik perhatian dari berbagai kalangan penggemar motorsport di seluruh dunia.